Selasa, 07 Februari 2017

Jurnal, February 8th 2017: We are alright

Pernahkah kamu tertawa
Ketika Tuhan dengan segera
Menunjukkan eksistensinya
Dengan mendengar kalimatmu 
Kemudian mewujudkannya dengan mudahnya

                Aku benar-benar malu
                Rasanya hanya dua hari lalu
                Ketika aku memintamu
                Agar tanpa sungkan datang ke mimpiku

Siang ini kamu kembali
Kali ini tiada kata terbuang percuma
Tiada tatapan yang dingin menggetarkan jantung
Hanya saling bertukar rasa
Bahwa kita sama-sama ada

                Aku harap suatu hari nanti
                Setelah kita punya nyali
                Aku dan kamu akan bertukar tatap
                Disertai dengan lekukan bibir manis mu
                Yang bertafsir bahwa kita baik-baik saja

                Bahwa kita sudah menerima

Tidak ada komentar:

Posting Komentar