Rabu, 07 Oktober 2020

Day 7 Writing Challenge: Favorite Movie

           Wah ini susah sih, like, gue udah nonton film banyak banget sih. Dari sekian banyak film yang udah gue tonton, gue harus milih mana yang jadi favorite gue? Hmmmmm gue bakal bahas film terbaru yang gue tonton aja kali yaaa soalnya ingatannya paling fresh lol.

            Jadi gue akan ngebahas dua film, yakni satu film Indonesia dan satu film luar. Film luar yang akan gue bahas adalah Doctor Sleep. Ini merupakan sequel dari The Shining, yang mana antara film pertama dan sequelnya terpaut jarak sekitar 30 tahun lah hahaha jauh ya. Nah sebenernya gue ga berani nih nonton film ini awalnya, karna gue tau yang The Shining itu filmnya cukup ngeri lah karena thriller gitu kaaan. Tapi akhirnya gue milih nonton Doctor Sleep karena saat itu gue nonton di pesawat, dan pilihan yang lain itu kureng gitu lah. Nah Doctor Sleep ini menceritakan kisah seorang Danny Torrance, om-om yang memiliki kekuatan tertentu. Nah orang-orang yang memiliki kekuatan tertentu ini disebut The Shining (buat yang nonton film sebelumnya pasti udah paham). Nah di film ini, Danny dipertemukan dengan seorang Abra Stone, yang juga merupakan The Shining. Nah keduanya ini berjibaku untuk mengalahkan musuhnya, sebuah sekte yang senang untuk memakan semacam aura dari para The Shining tersebut. Ini termasuk ke dalam film favorite gue karna gue ga mengira bahwa alur ceritanya akan seperti itu, karena memang gue ga nonton film prequelnya. Film ini ngebuat gue penasaran untuk nonton film The Shining, sebuah film cult yang sudah sangat melegenda. Itu aja sih sebenernya yang ngebuat gue ngejadiin film Doctor Sleep jadi salah satu film favorite gue.

           Nah film lokal yang akan gue bahas adalah film Bebas. Ini film cukup baru, kayaknya tahun 2019 lirisnya. Film ini merupakan adaptasi dari film Korea yang berjudul Sunny. Film ini menceritakan tentang bagaimana suatu anggota geng remaja di masa SMA kembali dipertemukan ketika mereka sudah berumur dan disaat waktu mereka sudah mulai menipis. Alur cerita di film ini maju mundur, tapi tidak membingungkan. Film ini merupakan film ringan yang tidak membuat para penontonnya perlu untuk berpikir. Sebenarnya gue nonton film ini pun belom selesai hahaha karena kembali gue nonton film ini pas di pesawat. Ada beberapa konflik dalam film yang ketika gue tonton itu sudah selesai, tapi ada beberapa konflik yang belum terjawab, yang membuat gue penasaran untuk ngelanjutin nonton film itu. Buat kalian yang belom nonton film Bebas, gue saranin nonton sih, karena menurut gue udah lama gaada film Indonesia yang dikemas dengan seringan itu namun tetap menarik untuk disaksikan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar