I'm really excited in writing this, because the book that I'm about to tell you is very sick and very inspiring. Sebenernya kalo ditanya buku favorit yaaa ada banyak. Tapi satu buku spesifik ini gue suka banget karena pembahasannya kadang lebih mendalam. Buku yang gue maksud adalah Iacocca: An Autobiography. Kenapa gue bisa sampe suka buku otobiografi itu kalo gasalah udah pernah gue jelasin di beberapa postingan yang lalu, tapi kalaupun ternyata belum hahaha gue jelasin sekarang deh. Gue awalnya ga tertarik buku otobiografi. Seinget gue sebelum tahun lalu, gue ga pernah baca otobiografi seseorang sama sekali. Sampai di suatu titik gue pernah mendengar/membaca bahwa kalo kita mau belajar dari seseorang yang kita kagumi itu ya kita baca otobiografinya, karena disitu kita bisa belajar bagaimana seseorang memulai kisah suksesnya, bagaimana orang tersebut menyelesaikan masalah yang bertubi-tubi mengahadangnya, dan bagaimana orang tersebut bangkit dari keterpurukan. Kita pun bisa belajar dari kesalahan-kesalahan mereka agar kita tidak melakukannya di kemudian hari.
Sampai tahun lalu gue engga tahu siapa itu Lee Iacocca. Bahkan kemungkinan besar yang ngebaca ini pun gatau siapa kah gerangan Lee Iacocca. Gue baru tau ada sosok yang namanya Iacocca pun baru setelah nonton Ford vs Ferrari. Di film tersebut ada sosok Lee Iacocca yang diperankan oleh John Bernthal. Kenapa kemudian gue tertarik sama sosok ini pun gue masih gatau, karena kalo kalian nonton filmnya, Lee Iacocca ini ga memiliki peran yang menonjol. Kasarnya mungkin hanya supporting actor aja lah. Tapi di situ gue yakin ni orang bukan orang sembarangan.
Setelah gue baca bukunya, gue pun baru tau bahwa Iacocca itu emang memulai karirnya dari Ford. Ford ibarat rumah untuk Iacocca. Di Ford Iacocca benar-benar mulai dari bawah sampai akhirnya menjadi orang nomor 2 di Ford, setelah Henry Ford II tentunya. Di Buku ini dijelaskan bagaimana Iacocca memanjat tangga korporasi dengan memulai menjadi seorang salesman. Dijelaskan bagaimana cara menjual mobil yang baik pada masa itu. Di buku ini juga dijelaskan bagaimana sampai akhirnya Iacocca keluar dari Ford dan beralih ke perusahaan otomotif yang sedang berada di titik nadir, yakni Chrysler. Nah cerita bagaimana Iacocca membangkitkan Chrysler ini lah yang kemudian seru banget dan membuat gue memilih buku ini sebagai buku favorit gue so far. Di bagian ini hampir dijelaskan secara detil bagaimana strategi Iacocca dalam membangkitkan Chrysler dan bagaimana Chrysler kemudian menjelma menjadi salah satu kompetitor terbesar Ford saat dipegang oleh Iacocca.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar