Lajang dan bahagia merupakan sesuatu yang dapat berdiri sendiri tanpa saling memengaruhi. Bisa saja seseorang itu masih lajang namun bahagia, bisa saja seseorang itu lajang namun kesepian. Sebaliknya, bisa saja seseorang itu bahagia namun single, bisa saja seseorang itu bahagia karena memiliki pasangan. Semuanya sangat relatif. Menurutku tidak baik untuk menggantungkan kebahagiaan mu akan kehadiran seseorang di sisi mu. Dapat saja kamu berbahagia ketika kamu sendiri, asalkan kamu sudah mengenal dirimu. Apa yang sebenarnya kamu mau? Apa tujuan mu ada di sini? Apa tujuan dari keberadaan mu di dunia?
Walaupun tidak baik untuk menggantungkan kebahagiaan mu di kehadiran orang lain di sisi mu, namun aku bisa mengerti bahwa bagi sebagian orang, kehadiran orang lain akan membuat mu bahagia. Itu sangat wajar. Banyak kasus depresi itu dikarenakan mereka tidak memiliki siapa-siapa yang ada di sisi mereka. Dan ini juga merupakan hal yang wajar. Aku di sini tidak bicara mana yang benar dan mana yang salah, melainkan hanya berbicara dari pengalaman ku saja. Aku sempat menjalin hubungan dengan seseorang di tahun 2018. Saat itu hubungan ku cukup menyenangkan lah, tanpa ada beban. Namun empat bulan sebelum hubungan itu berakhir, ada satu kejadian yang mengubah segala. Kejadian yang membuat empat bulan terakhir tersebut bagaikan neraka dunia. Aku yang di empat bulan pertama berbahagia dengan nya, berubah 180 derajat menjadi suatu ketakutan yang meninggalkan luka yang cukup dalam. Hubungan ku merupakan contoh bahwa kehadiran seseorang di sisi mu bisa menjadi kebahagiaan, namun bisa menjadi luka.
Setelah putus pun aku hanya sendiri saja hingga kini. Sudah setahun lamanya. Kesendirian ku sempat membawa ku ke dalam jurang dalam bernama kesepian. Ini merupakan contoh bahwa kesendirian kadang menghadirkan duka nestapa. Lantas kemudian aku berhasil bangkit dengan caraku sendiri. Aku beruntung punya teman yang memang ada buat ku ketika aku butuh. Faktor ini merupakan faktor penting yang membuat ku berhasil menemukan sebuah kebahagiaan sederhana ditengah kesendirianku.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar