Jumat, 07 Juli 2017

Jurnal, July 7th 2017: Spider-man: Homecoming Movie Review *CONTAINS HUGE SPOILERS*

      Franchise terbaru dari Spider-man kembali muncul di bioskop Indonesia. Ekspektasi pun tinggi mengingat ini adalah kemunculan pertama Spider-man setelah Sony sepakat untuk melepas sebagian haknya atas franchise Spider-man kepada Marvel Studios. Kemunculan Spider-man ini sudah diantisipasi sejak film Captain America: Civil War dirilis tahun 2016 lalu. Pertanyaan kemudian muncul, Apakah film ini dapat memenuhi ekspektasi dari para penikmat Marvel?

      Sebagai seorang Marvel fanboys, gue cukup puas dengan film ini. Tom Holland membuat sosok Peter Parker menjadi lebih segar jika dibandingkan dengan Tobey McGuire di film Spider-man arahan Sam Raimi. Gue cukup geregetan lah saat nonton ini, karena memang disini Peter Parker digambarkan sebagai sosok pemuda yang sangat polos. Bagi kalian yang berharap bahwa di film ini akan diceritakan kembali tentang bagaimana Peter mendapatkan kekuatannya, sebaiknya buang jauh-jauh harapan itu. Film ini berlatar waktu beberapa tahun setelah Peter Parker mendapatkan kekuatannya. Yang membuat gue semakin excited adalah, ini merupakan film pertama Spider-man dimana muncul beberapa tokoh Marvel lainnya, seperti Iron Man, Captain America.

      Supervillain pada film ini juga membuat gue excited. Vulture merupakan salah satu dari enam supervillain di Spider-man universe yang cukup melegenda, yang biasa disebut Sinister Six. Sinister Six merupakan sekumpulan super villain di Spider-man Universe yang terdiri dari Doc Oct sebagai leader, Sandman, Vulture, Electro, Mysterio, dan Kraven the Hunter. Hanya Mysterio dan Kraven the Hunter yang belum muncul ke layar lebar. Vulture di film ini diperankan oleh Michael Keaton, aktor yang memang sudah berpengalaman bermain dalam film super hero. Ia pernah bermain sebagai Batman, dan uniknya, dia berperan sebagai Vulture dalam film Birdman arahan sutradara Alejandro Inarritu. Pemilihan kostum dari Vulture di film ini pun cukup memuaskan, terdapat sentuhan bulu di bagian leher agar semirip mungkin dengan Vulture dalam komik. Seperti halnya burung Vulture, supervillain di film ini juga hidup dari bangkai-bangkai.

      Selain Vulture, dalam film ini juga terdapat supervillain lain, yakni Shocker, The Tinkerer, dan Scorpion. Bagi mereka yang memang marvel fanboys sejati atau sudah bermain game Spider-man sejak Playstation pertama kali muncul, pasti tau siapa mereka. Hanya saja, disini peran mereka cukup minor, hanya sebagai side supervillain.

      Bukan Marvel namanya jika tidak menyisipkan easter eggs di dalam filmnya. Easter eggs yang paling awal muncul adalah ketika Peter Parker menelpon Happy Hogan, kemudian berkata “Hi, this is Peter. Parker.” Kemungkinan besar ini merupakan referensi kepada MCU, bahwa terdapat seorang lain yang bernama Peter, yakni Peter Quill dari Guardians of the Galaxy. Easter egg lain yang muncul adalah adanya adegan Spider-man Kiss. Bedanya, di film ini engga beneran terjadi, hanya hampir. Easter egg lain mungkin adalah ketika Happy Hogan menyebutkan beberapa atribut lain untuk anggota Avengers lainnya saat melakukan pindahan, namun gue belum paham sampe sana. Oh ya, easter egg lainnya mungkin ketika Spider-man melawan para pencuri ATM yang menggunakan topeng anggota Avengers. Saat itu, Spider-man menyapa Thor dan Hulk sambil bertanya dari mana saja mereka. Ini merupakan referensi terhadap film Captain America: Civil War, karena di film itu tidak ada Thor dan Hulk.

      Sepertinya hanya itu yang bisa gue bagikan untuk kalian, but I’ll give you some food for thoughts untuk membuat kalian lebih penasaran:

Food for thoughts:

1.         Pada Mid Credit Scene, Vulture bertemu dengan Scorpion di Penjara. Scorpion berkata bahwa ia kenalbeberapa orang yang ingin balas dendam ke Spider-man. Namun Vulture menolak untuk memberitahukan identitas dari Spider-man.

a.   Kemungkinan ini merefers pada anggota Sinister Six lain sebagai supervillain di sequel Spider-man selanjutnya

b.   Dengan Vulture menolak untuk memberikan identitas Spider-man, apakah ini merupakan balas budi dari Vulture karena Peter telah menyelamatkan anaknya?

2.          Pada scene terakhir, Peter Parker mendapat kostum terbaru dari Tony Stark. Tony Stark kemudian mengajaknya bergabung untuk menjadi anggota Avengers dan kemudian mengadakan konferensi pers, yang kemudian ditolak oleh Peter Parker dan mengatakan bahwa ia seharusnya tetap “stay on the ground”.

a.    Saat ini di MCU, Avengers sudah terpecah, yakni Avengers yang dipimpin oleh Captain America dan Avengers yang dipimpin oleh Iron Man.

b.  Dalam komik, Avengers yang dipimpin oleh Iron Man memang diwajibkan untuk mengungkapkan identitasnya kepada publik. Hal ini sudah dilakukan oleh Iron Man, War Machine, Vision, Black Widow, dan Black Panther (walaupun pada akhirnya Black Panther membantu Captain America dan Winter Soldier)


c.   Dengan Peter Parker menolak untuk mengungkapkan identitasnya, posisi Spider-man disini menjadi abu-abu. Apakah Spider-man memilih Avengers yang dipimpin oleh Captain America atau yang dipimpin oleh Iron Man

Tidak ada komentar:

Posting Komentar