Franchise terbaru dari
Spider-man kembali muncul di bioskop Indonesia. Ekspektasi pun tinggi mengingat
ini adalah kemunculan pertama Spider-man setelah Sony sepakat untuk melepas sebagian
haknya atas franchise Spider-man kepada Marvel Studios. Kemunculan Spider-man
ini sudah diantisipasi sejak film Captain America: Civil War dirilis tahun 2016
lalu. Pertanyaan kemudian muncul, Apakah film ini dapat memenuhi ekspektasi
dari para penikmat Marvel?
Sebagai seorang Marvel fanboys, gue cukup puas dengan
film ini. Tom Holland membuat sosok Peter Parker menjadi lebih segar jika
dibandingkan dengan Tobey McGuire di film Spider-man arahan Sam Raimi. Gue
cukup geregetan lah saat nonton ini, karena memang disini Peter Parker
digambarkan sebagai sosok pemuda yang sangat polos. Bagi kalian yang berharap
bahwa di film ini akan diceritakan kembali tentang bagaimana Peter mendapatkan
kekuatannya, sebaiknya buang jauh-jauh harapan itu. Film ini berlatar waktu
beberapa tahun setelah Peter Parker mendapatkan kekuatannya. Yang membuat gue
semakin excited adalah, ini merupakan film pertama Spider-man dimana muncul
beberapa tokoh Marvel lainnya, seperti Iron Man, Captain America.
Supervillain pada film ini juga membuat gue excited.
Vulture merupakan salah satu dari enam supervillain di Spider-man universe
yang cukup melegenda, yang biasa disebut Sinister Six. Sinister Six
merupakan sekumpulan super villain di Spider-man Universe yang terdiri dari Doc
Oct sebagai leader, Sandman, Vulture, Electro, Mysterio, dan Kraven the Hunter.
Hanya Mysterio dan Kraven the Hunter yang belum muncul ke layar lebar. Vulture
di film ini diperankan oleh Michael Keaton, aktor yang memang sudah
berpengalaman bermain dalam film super hero. Ia pernah bermain sebagai Batman,
dan uniknya, dia berperan sebagai Vulture dalam film Birdman arahan sutradara
Alejandro Inarritu. Pemilihan kostum dari Vulture di film ini pun cukup
memuaskan, terdapat sentuhan bulu di bagian leher agar semirip mungkin dengan
Vulture dalam komik. Seperti halnya burung Vulture, supervillain di film ini
juga hidup dari bangkai-bangkai.
Selain Vulture, dalam film ini juga terdapat supervillain
lain, yakni Shocker, The Tinkerer, dan Scorpion. Bagi mereka yang memang marvel
fanboys sejati atau sudah bermain game Spider-man sejak Playstation pertama
kali muncul, pasti tau siapa mereka. Hanya saja, disini peran mereka cukup
minor, hanya sebagai side supervillain.
Bukan Marvel namanya jika tidak menyisipkan easter eggs
di dalam filmnya. Easter eggs yang paling awal muncul adalah ketika Peter
Parker menelpon Happy Hogan, kemudian berkata “Hi, this is Peter. Parker.”
Kemungkinan besar ini merupakan referensi kepada MCU, bahwa terdapat seorang
lain yang bernama Peter, yakni Peter Quill dari Guardians of the Galaxy. Easter
egg lain yang muncul adalah adanya adegan Spider-man Kiss. Bedanya, di film ini
engga beneran terjadi, hanya hampir. Easter egg lain mungkin adalah ketika
Happy Hogan menyebutkan beberapa atribut lain untuk anggota Avengers lainnya
saat melakukan pindahan, namun gue belum paham sampe sana. Oh ya, easter egg
lainnya mungkin ketika Spider-man melawan para pencuri ATM yang menggunakan
topeng anggota Avengers. Saat itu, Spider-man menyapa Thor dan Hulk sambil
bertanya dari mana saja mereka. Ini merupakan referensi terhadap film Captain
America: Civil War, karena di film itu tidak ada Thor dan Hulk.
Sepertinya hanya itu yang bisa gue bagikan untuk kalian,
but I’ll give you some food for thoughts untuk membuat kalian lebih penasaran:
Food for thoughts:
1. Pada Mid Credit Scene, Vulture bertemu
dengan Scorpion di Penjara. Scorpion berkata bahwa ia kenalbeberapa orang yang
ingin balas dendam ke Spider-man. Namun Vulture menolak untuk memberitahukan
identitas dari Spider-man.
a. Kemungkinan
ini merefers pada anggota Sinister Six lain sebagai supervillain di sequel
Spider-man selanjutnya
b. Dengan
Vulture menolak untuk memberikan identitas Spider-man, apakah ini merupakan
balas budi dari Vulture karena Peter telah menyelamatkan anaknya?
2. Pada scene terakhir, Peter Parker
mendapat kostum terbaru dari Tony Stark. Tony Stark kemudian mengajaknya
bergabung untuk menjadi anggota Avengers dan kemudian mengadakan konferensi
pers, yang kemudian ditolak oleh Peter Parker dan mengatakan bahwa ia
seharusnya tetap “stay on the ground”.
a. Saat
ini di MCU, Avengers sudah terpecah, yakni Avengers yang dipimpin oleh Captain
America dan Avengers yang dipimpin oleh Iron Man.
b. Dalam
komik, Avengers yang dipimpin oleh Iron Man memang diwajibkan untuk
mengungkapkan identitasnya kepada publik. Hal ini sudah dilakukan oleh Iron
Man, War Machine, Vision, Black Widow, dan Black Panther (walaupun pada
akhirnya Black Panther membantu Captain America dan Winter Soldier)
c. Dengan
Peter Parker menolak untuk mengungkapkan identitasnya, posisi Spider-man disini
menjadi abu-abu. Apakah Spider-man memilih Avengers yang dipimpin oleh Captain
America atau yang dipimpin oleh Iron Man
Tidak ada komentar:
Posting Komentar